-
Kasus Hipotetik:
Seorang kepala sekolah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sebagian dana dipakai untuk pembangunan perpustakaan, tetapi sebagian lain dipotong untuk “biaya tak terduga” yang tidak jelas peruntukannya. Sebagai siswa yang paham konsep keadilan dan anti korupsi, analisislah:-
Apakah tindakan tersebut bisa dianggap adil?
-
Bagaimana cara membedakan antara kesalahan administratif dan tindakan koruptif dalam kasus ini?
-
Argumen apa yang paling kuat untuk menilai perbuatan kepala sekolah tersebut?
-
-
Dilema Etika:
Dalam suatu ujian, guru mengetahui bahwa beberapa siswa menggunakan “joki” untuk mengerjakan soal daring. Alih-alih menghukum, guru membiarkan dengan alasan “demi menjaga nama baik sekolah agar nilai rata-rata tinggi”.-
Apakah keputusan guru tersebut sejalan dengan prinsip keadilan?
-
Bagaimana hal ini bisa menjadi bentuk korupsi moral dalam dunia pendidikan?
-
Jika Anda menjadi siswa, sikap apa yang harus diambil agar tetap berpegang pada nilai anti korupsi?
-
-
Analisis Kritis:
Korupsi sering disebut sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Namun, dalam dunia pendidikan, banyak yang berpendapat bahwa “korupsi kecil” seperti mencontek, titip absen, atau manipulasi data adalah hal biasa.-
Analisislah apakah praktik-praktik kecil tersebut bisa dianggap sebagai “benih” korupsi besar?
-
Bagaimana keadilan harus ditegakkan dalam konteks perilaku “korupsi kecil” di sekolah?
-
Apa konsekuensi jangka panjang jika sikap permisif terhadap hal itu terus dibiarkan?
-
-
Studi Kasus Keadilan Distribusi:
Dalam pembagian beasiswa, sekolah lebih mengutamakan siswa yang punya kedekatan dengan guru atau pihak sekolah, meski syarat akademik dan ekonomi sebenarnya tidak terpenuhi.-
Bagaimana Anda menilai keadilan dalam kasus ini?
-
Jelaskan hubungan antara praktik nepotisme di sekolah dengan prinsip anti korupsi nasional.
-
Buatlah solusi konkret agar distribusi beasiswa benar-benar adil dan bebas dari konflik kepentingan.
-
-
Refleksi Filosofis:
Ada ungkapan bahwa “korupsi bukan hanya soal uang, tetapi juga soal keadilan”. Dalam konteks pendidikan, coba renungkan:-
Bagaimana korupsi dapat merusak prinsip keadilan dalam jangka panjang?
-
Apakah adil jika siswa jujur mendapat nilai rendah sementara siswa curang mendapat nilai tinggi?
-
Menurut Anda, bagaimana keadilan anti korupsi bisa dijadikan fondasi karakter bangsa di sekolah?
-



0 komentar:
Posting Komentar